DOL Starting : Penjelasan, Komponen dan Rangkaiannya


FikipediaDOL starter adalah singkatan dari Direct On Line Starter yang merupakan salah satu rangkaian yang berfungsi untuk memulai/mematikan sebuah beban listrik (misalnya motor, compressor, heating element, dll). DOL Starter juga dapat disebut sebagai metode starting beban yang paling sederhana dan praktis dalam merangkainya. Sebenarnya banyak metode untuk menyalakan beban listrik selain DOL starting, misalnya dengan menggunakan star-delta starting, resistor starting, ataupun autotrafo starting. Masing masing metode starting mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, akan tetapi yang akan kita bahas sekarang adalah metode DOL starting saja.

Baca Juga : Seputar motor induksi 1 fasa

Sesuai dengan Namanya, DOL starter (Direct On-Line) merupakan metode starting dengan menggunakan arus & tegangan langsung yang berasal dari dari sumber listrik menuju ke motor/beban. Metode ini sangat effisien dan mudah diaplikasikan karena DOL starting tidak membutuhkan banyak komponen dalam perakitannya jika dibandingkan dengan metode starting lainnya. Namun DOL starting juga mempunyai keterbatasan dalam penggunaannya. DOL starting tidak cocok digunakan pada motor dengan tegangan tinggi karena dapat mengakibatkan arus starting yang sangat besar (biasanya sekitar 600% dari Full Load Ampere [FLA]). Meskipun arus starting ini bersifat sementara, hal ini dapat berdampak dan bersifat merusak pada komponen motor tersebut dan mengurangi batas usia motor. Maka dari itulah ditemukan metode metode starting lainnya yang lebih aman pada beban/motor. 

Kelebihan DOL Starter

  1. Praktis dan tidak memerlukan perhitungan khusus dalam starting
  2. Tidak memerlukan komponen listrik yang kompleks
  3. Komponen penyusunnya mudah untuk didapatkan
  4. Rangkaian mudah untuk dipahami

Kekurangan DOL Starter

  1. Menggunakan arus dan tegangan langsung dari sumber, sehingga berbahaya untuk sistem listrik tegangan tinggi.
  2. Menyebabkan voltage drop pada sistem listrik pada saat starting
  3. Arus listrik starting yang dihasilkan sekitar 600%-800% FLA 

Komponen listrik pada DOL Starter

Direct On Line starting dapat dianalogikan dengan penggunaan saklar on-off biasa, namun biasanya kita menggunakan kontaktor, maka diperlukan rangkaian khusus untuk mengunci coil kontaktor agar selalu ter-energize. Dalam hal ini memerlukan beberapa komponen komponen listrik antara lain :

  • MCB (dapat ditaruh di panel utama, maupun dijadikan satu dengan panel DOL Starter)
  • Kontaktor (biasanya include dengan saklar 1 NO dan 1 NC sebagai aksesoris tambahan)
  • Overload relay (digunakan untuk pengaman arus berlebih pada beban dan biasanya include tambahan saklar 1 NO dan 1 NC)
  • Lampu Indikator Merah (digunakan untuk indikasi bahwa mesin telah beroperasi)
  • Lampu Indikator Hijau (digunakan untuk indikasi adanya sumber listrik pada saat beban belum beroperasi)
  • Lampu indicator Kuning (digunakan untuk indikasi adanya overload pada beban)
  • Push Button NC-Merah (digunakan untuk mematikan beban)
  • Push Button NO-Hijau (digunakan untuk menghidupkan beban)
*komponen di atas dapat divariasikan sesuai dengan budget dan kebutuhan masing-masing

Rangkaian DOL Starter

Berdasarkan komponen listrik yang telah disebutkan, maka dapat disimulasikan dan dirangkai seperti pada gambar Rangkaian DOL Starter di bawah ini. Dan juga terdapat schematic diagram kontrolnya untuk mempermudah memahami rangkaian DOL Starternya.

Schematic Diagram DOL Starter



Post a Comment

0 Comments