Istilah istilah dalam Ilmu Instrumentasi - Fikipedia

dalam ilmu instrumentasi, ada beberapa istilah yang biasa digunakan. Baik itu dalam menjelaskan besaran yang berhubungan dengan hasil/besaran pengukuran hingga menjelaskan mengenai kondisi dari suatu alat ukur/alat instrumentasi.  

Zero, Range Dan Span

Zero, Range, dan Span merupakan istilah dalam instrumentasi yang berhubungan dengan pembacaan data dari suatu alat instrumentasi
Istilah Zero pada instrumentasi merupakan titik pembacaan minimum pengoperasian dari sebuah alat ukur. Misal suatu sensor temperatur mempunyai skala dari 0oC sampai dengan 120oC, maka titik 0oC merupakan merupakan titik Zero dari sensor temperature tersebut. Akan tetapi jika alat tersebut dikonversi menjadi Fahrenheit, maka titik zero dari alat tersebut akan berubah menjadi 32oF

Range merupakan kapasitas suatu alat ukur dalam mengukur suatu objek pengukuran. Range digunakan dalam semua alat ukur. Misal saja sensor temperatur mempunyai range antara 20oC - 140oC. maka, di luar angka tersebut sensor temperatur tidak dapat lagi mengukur dan jika datanya melebihi range, maka alat tersebut menunjukkan angka maksimum/minimum. 

Berbeda dengan range, Span merupakan besarnya jarak dari skala minimum ke skala maksimum dari suatu alat ukur.misalnya saja suatu thermometer mempunyai rentang skala antara -40oC hingga 100oC, maka thermometer teresebut mempunyai span sebesar 140oC.

Resolusi (Resolution)

Resolusi adalah skala terkecil yang mampu dibaca oleh suatu alat ukur. misalnya saja thermogun yang dapat membaca dengan skala 0,01 yang berarti thermogun tersebut mempunyai resolusi sebesar 0,01. Skala pada penggaris yang biasa kita gunakan mempunyai resolusi antara 0,1cm hingga 0,05cm.

Accuracy/Akurasi

Accuracy/Akurasi merupakan ketepatan dari suatu alat ukur dalam menunjukkan hasil pembacaan. Suatu alat ukur dapat dikatakan akurat apabila alat tersebut menunjukkan kedekatan hasil dengan nilai sebenarnya. 

Semakin rendah akurasi dari suatu alat ukur, maka alat ukur tersebut akan memberikan penyimpangan yang semakin besar terhadap nilai sebenarnya. Misalnya suatu timbangan digital mempunyai spesifikasi penyimpangan 1Kg, pada saat alat tersebut mengukur suatu berat sebesar 60Kg (nilai sebenarnya) maka alat tersebut akan menunjukkan hasil pembacaan antara 59-61Kg. 

Presisi

Presisi berbeda dengan akurasi, presisi merupakan istilah yang menunjukkan seberapa dekat perbedaan nilai pada saat dilakukan pengulangan pengukuran. Presisi berhubungan erat dengan repetisi. Suatu alat bisa dikatakan presisi jika menunjukkan nilai yang sama pada saat beberapa kali percobaan pengukuran.
Akurasi vs Presisi
  1. Menunjukkan contoh akurasi tinggi dengan presisi rendah
  2. Menunjukkan contoh akurasi rendah dengan presisi tinggi
  3. Menunjukkan contoh akurasi tinggi dengan presisi tinggi

Hysteresis

Hysteresis merupakan suatu kondisi dimana suatu alat instrumentasi akan menimbulkan deviasi pada pembacaannya. Hysteresis dapat ditemukan pada alat instrumentasi yang beroperasi secara 2 arah. Misalnya saja suatu pressure gauge yang dioperasikan naik mulai dari tekanan 0 bar → 7 bar. Dan pada saat pressure gauge tersebut dioperasikan kembali dari 7 bar → 0 bar, maka pressure gauge tersebut mempunyai selisih dengan kondisi awalnya (misal 0,3bar). Dia akan mempunyai ketertinggalan kondisi yang dinamakan hysteresis.

Dead Band

Deadband adalah kondisi dimana suatu peralatan instrumentasi tidak bereaksi/berubah kondisi. Deadband biasanya terjadi pada peralatan switch seperti temperature switch, pressure switch, proximity switch, level switch, dll. Sebagai contoh pada saat suatu pressure switch (high) dengan setting 5 bar. maka pada saat pressure switch tersebut sudah melebihi setpoint, switch tersebut akan mulai bekerja (berubah kontak). Dan pada saat pressure mulai turun, maka switch akan mulai berubah kontak jika sudah di bawah kondisi deadband.

Kalibrasi

Kalibrasi merupakan proses pengecekkan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dengan cara membandingkan suatu nilai pada alat ukur dengan standar Nasional maupun Internasional dan bahan-bahan acuan yang tersertifikasi. Kalibrasi dilakukan berdasarkan jangka waktu tertentu untuk memastikan kondisi suatu alat masih baik baik saja. Misalnya kalian sedang ingin mengkalibrasi pressure transmitter dengan menggunakan pressure injector sebagai standart. Maka kalian harus memastikan bahwa input pada pressure injector sama dengan display pada pressure transmitter.

Error

Error dalam instrumentasi merupakan penyimpangan hasil pengukuran yang dihasilkan oleh sebuah alat dengan hasil pengukuran oleh alat instrumentasi standart. Untuk mendapatkan error, maka kita harus membandingkan dengan alat instrumentasi standart yang sudah tersertifikasi. 

Post a Comment

0 Comments